Mengungkap Rangka eSAF Honda: Lebih Ringan, Tapi Menghadapi Kontroversi

Mengungkap Rangka eSAF Honda Lebih Ringan, Tapi Menghadapi Kontroversi

Memahami Rangka eSAF Honda, yang Diklaim AHM sebagai Rangka Ringan dan Kuat. Dalam beberapa waktu belakangan, terdapat banyak laporan mengenai masalah pada rangka eSAF motor Honda terbaru. AHM (Astra Honda Motor) telah menerapkan platform eSAF, yang merupakan singkatan dari Enhanced Smart Architecture Frame, pada berbagai produk sepeda motor matik mereka.

Rangka eSAF ini dibuat dari lembaran pelat baja yang kemudian ditekan dan disatukan menggunakan teknologi las laser yang diklaim mampu mengurangi deformasi. Penting untuk dicatat bahwa ini berbeda dengan rangka undebone yang biasanya menggunakan pipa. Oleh karena itu, rangka eSAF ini memiliki berat yang lebih tinggi karena tidak menggunakan pipa. Info lain bsia dilihat disini memahami Rangka eSAF Honda, yang Diklaim AHM sebagai Ringan dan Kokoh

Banyak postingan di media sosial yang menunjukkan sepeda motor Honda seperti BeAT, Genio, dan Scoopy yang menggunakan rangka eSAF mengalami masalah karat dan bahkan patah pada bagian tengahnya.

baca juga : Bank BRI Menawarkan Hadiah Mobil untuk Menarik 500 Pedagang Grosir di Kramat Jati Menggunakan Metode Pembayaran Non-Tunai

Beberapa waktu lalu, video klarifikasi dari PT Astra Honda Motor (AHM) mengenai rangka Enhanced Smart Architecture Frame (eSAF) diunggah di akun Instagram @welovehonda_id dan mendapatkan respons negatif dari warganet, termasuk Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Selain ketiga model tersebut, rangka eSAF juga telah digunakan pada Honda Vario 160 yang terbaru. Namun, Honda ADV 160 masih menggunakan basis frame double cradle dan tidak mengadopsi rangka eSAF.

Rangka eSAF Sudah Ada Sejak 2019 Rangka eSAF pertama kali diterapkan pada sepeda motor Honda Genio yang diluncurkan pada 21 Juni 2019. Saat itu, desainer dari Motorcycle Operations Monozukuri Center Genio, Kaori Kaneko, mengklaim bahwa eSAF dirancang untuk menjadi ringan dan kuat.

Menurutnya, “eSAF dibuat lebih ringan daripada rangka yang digunakan saat itu, tetapi tetap memiliki ketangguhan yang sangat baik.”

Rangka ini dibuat dengan metode press dan pengelasan laser yang menggunakan robot, dan diklaim memberikan kenyamanan bagi pengendara dan penumpangnya.

“Motor akan tetap stabil meskipun melintasi jalan yang tidak rata, tanpa terjadi guncangan berlebihan. Ini juga didukung oleh sistem suspensi yang dapat menyerap getaran,” tambahnya.

Secara konstruksi, rangka eSAF tidak mengandalkan besi pipa yang ditekuk dan dielas seperti rangka konvensional. Sebaliknya, rangka ini terbuat dari pelat baja yang dicetak menggunakan mesin press, lalu disatukan dengan teknologi las laser sehingga memiliki lipatan pada tepiannya.

Rangka eSAF, Platform Motor Matik Honda dengan Dek Rata Penggunaan rangka ini juga memungkinkan peningkatan kapasitas tangki bensin dari 4 liter menjadi 4,2 liter. Selain itu, ruang bagasi di bawah jok juga dapat mencapai 14 liter.

Setelahnya, rangka eSAF digunakan sebagai platform untuk model terbaru Honda BeAT pada 16 Januari 2020, dan Scoopy pada 10 November 2020.

Dalam peluncuran all-new Honda Scoopy, Large Project Leader Honda RnD South East Asia Co. Ltd, Shinichiro Ishida, menjelaskan, “Dengan mengadopsi platform ini, kami dapat meningkatkan kemampuan penanganan (handling) dan kenyamanan berkendara dengan mengurangi berat kendaraan.”

Demikian pula, Honda Vario yang juga memiliki dek rata menggunakan rangka eSAF, dan diluncurkan pada 2 Februari 2022. Penggunaan eSAF pada Vario memungkinkan pengurangan berat rangka dari 12,8 kg menjadi 11,7 kg.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *